Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Berintegritas, Gubernur Babel Ikuti Workshop Dari KPK
Pangkalpinang - Mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif dan efisien, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman beserta Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Workshop Tunas Sistem dan Komite Integritas dari Komisi Pemberantasan Korupsi di Lantai III, Kantor Gubernur pada Senin (05/06/2017).
Workshop ini diselenggarakan selama 3 (tiga) hari dimulai dari dari tanggal 05 Juni dan berakhir pada tanggal 07 Juni 2017, yang dimulai dari pukul 07.30 sampai 17.00.
Integritas menjadi salah satu kunci utama kepeminpinan dan menunjukkan kualitas kepribadiaan seseorang yang berhubungan sangat erat satu sama lain.
"Integritas akan menjaga seseorang agar tidak keluar dari jalurnya, integritas sama dengan prinsipnya dengan moralitas, pelakunya adalah Sumberdaya Manusia yang tidak lepas dari integritas ini sendiri bagaimana membentuk integritas menjadi sebuah kebiasaan," ungkap Gubernur.
Integritas merupakan kunci utama yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin agar keberadaannya bisa membawa dampak dan pengaruh yang baik bagi orang lain serta mampu menghasilkan pekerjaan yang berkualitas tinggi , berprestasi, serta kinerja yang selalu melampaui target.
Erzaldi berharap melalui kegiatan ini bisa melibatkan stakehokder lainnya, seperti lembaga yudikatif kejaksaan, kepolisian dan kehakiman. Diharapkan workshop ini akan membuat kita belajar untuk mencegah dan tidak berlaku korupsi.
Menurut Kasatgas Group Head Kementerian, Lembaga Organisasi lainnya dan Pemerintah Daerah Komisi Pemberantasan Korupsi Ryan H.Utama, workshop ini sebagai awal yang dimulai dari pendatanganan pakta integritas dan program ini hanya sekali dan bekesinambungan untuk membentuk budaya integritas.
Ada tiga materi utama dalam kegiatan ini, yaitu pertama bagimana cara menginternalisasikan integritas itu. Kedua bagaimana mendesain sistem integritas yang terdiri dari 16 (enam belas) sistem dan ketiga materi pengendalian strategis yaitu bagimana kita dapat memformulasikan dan menjaga satu dengan yang lain.
Kegiatan ini juga melibatkan Bupati Lahat sebagai daerah yang telah menjalani workshop ini. Pada saat sekarang KPK telah melaksanakan tugas pembinaan di banyak daerah dan sudah ada 91 tunas integritas yang telah menyusun raperda.