Yohana: Babel Tuan Rumah Yang Baik Bagi Peserta Rakornas PPPA

Bangka Tengah - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan RI, bersama awak media Nasional dan Lokal Bangka Belitung menggelar Konferensi Pers, bertempat di Aula Pertemuan Muntok, Hotel Novotel, Pangkalan Baru, Rabu ( 28/2).

Konferensi Pers dihadiri langsung Menteri PPPA, Yohana Susana Yembise dan didampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.

Dalam Konferensi Pers tesebut, Yohana Susana Yembise mengawali dengan ungkapan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bangka Belitung karena telah menjadi tuan rumah yang baik untuk para tamu undangan dari seluruh peserta yang berasal dari Provinsi, Kota/ Kabupaten se - Indonesia pada acara Rakornas Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 2018.

Menurut Yohana, terselenggaranya acara Rakornas di Bangka Belitung dengan pertimbangan keseimbangan wilayah, karena pada tahun 2017 pelaksanaan berada pada wilayah Indonesia bagian Timur.

"Tahun 2017 pelaksanaan Rakornas dilaksanakan di Manado, dan saat ini kita beralih ke wilayah Barat, Provinsi Bangka Belitung," terang Yohana.

Rakornas ini dapat dijadikan momentum bagi PPPA untuk dapat mengevaluasi perkembangan kinerja  pembangunan mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, sampai Kabupaten / Kota

Yohana juga menyatakan bahwa Rakornas dapat memperkuat koordinasi dan membangun sinergi pusat dengan daerah, pasalnya urusan PPPA merupakan satu urusan dari 18 (delapan belas) urusan  yang dilakukan secara bersama antara lembaga. Oleh karena itu pelaksanaan harus dikoordinasikan secara baik dan tepat.

Yohana menyampaikan bahwa Rakornas yang bertemakan " Rakornas Kerja Bersama untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak Indonesia",  memiliki makna, pertama keterlibatan seluruh lembaga meliputi PPPA, Pemda, masyarakat untuk membangun perempuan dan anak, kemudian percepatan untuk mewujudkan kesejahteraan, rasa aman dan serta kesejahteraan perempuan Indonesia.

"Banyak permasalahan yang dihadapi perempuan dan anak, maka sejak 2016 PPPA mencanangkan suatu program, yaitu
Three Ends," ujar Yohana.

Program Three Ends memiliki konsep pemikiran, yaitu : mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan manusia, serta kesenjangan ekonomi diskriminasi terhadap kaum perempuan.

Semangat nawa cita dan menjadi salah satu jawaban menghadirkan negara di tengah masyarakat sebagai strategi untuk menciptakan lingkungan baik bagi anak dan perempuan serta memberikan hak ekonomi yang sama dengan laki laki.

"Acara Rakornas PPPA Tahun 2018 ini juga menghadirkan festival yang melibatkan para pelaku industri kecil yang ada di Kota Pangkalpinang, maupun Kota Kabupaten lainnya di Provinsi Bangka Belitung dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta  Talk Show Inspiratif," jelas Yohana.

 Dalam kesempatan tersebut, ia berharap kepada Kepala Dinas PPPA di daerah untuk dapat memperhatikan PPPA secara holistik dan terpadu. Olehsebab itu perlu membangun jaringan diantara seluruh stakeholder, dapat menghadirkan hak anak terintegrasi dalam  seluruh program dan kegiatan SKPD, serta Pemerintah Daerah harus dapat menentukan berbagai program yang diperlukan perempuan dan anak agar dapat memberikan perubahan dan perwujudan kehidupan kaum perempuan dan anak yang lebih baik.

Penulis : Erwin Inradio
Sumber : Dinas Kominfo
Editor :
Fotografer :
Dibaca : 147 Kali