Yulizar : Wujudkan Persaingan Usaha Sehat

Pangkalpinang - Provinsi Bangka Belitung merupakan daerah kepulauan yang sangat tentan terhadap pasokan bahan kebutuhan pokok. Karena sebagian besar kebutuhan pokok didatangkan dari luar daerah melalui udara dan laut. Terlebih lagi saat cuaca buruk sehingga pasokan menjadi terhambat. Hal ini berdampak pada fluktuasi harga dan inflasi yang tinggi serta mengakibatkan kesehatan pasar di Provinsi Bangka Belitung menjadi terganggu.
 
Demikian dikatakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yulizar saat membuka acara Sosialisasi Hukum Persaingan Usaha di Swissbell Hotel, Kamis (28/3/2019).
 
Yulizar mengatakan setiap masyarakat khususnya di Bangka Belitung harus saling bekerjasama untuk mewujudkan persaingan usaha yang sehat. Ia menjelaskan, persaingan usaha yang tidak sehat merupakan persaingan antar pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan produksi dan pemasaran barang atau jasa yang dilakukan dengan tidak jujur, melawan hukum atau menghambat persaingan usaha.
 
" Adanya ketidakjujuran, kecurangan, melawan hukum itu adalah persaingan usaha yang tidak sehat. Kita harus lawan itu, " tegasnya.
 
Oleh sebab itu, Lanjut Yulizar, untuk mewujudkan iklim usaha yang kondusif melalui pengaturan persaingan usaha yang sehat maka perlu menjamin adanya kepastian kesempatan berusaha yang sama bagi pelaku usaha besar, menengah, maupun usaha kecil.
 
" Ini menjadi tugas kita semua. Tugas Komisi Perlindungan dan Persingan Usaha ( KPPU ) bekerjasama dengan pemerintah untuk mengawasi dan berwewenang untuk memberi saran dan pertimbangan atas kebijakan pemerintah yang mengarah pada persaingan usaha tidak sehat, " ujarnya.
 
Penulis : Suci
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Fitra
Fotografer : Suci
Dibaca : 306 Kali